Nis Windows

www.niswindows.com

Waktu Adalah Uang dan waktu lebih berharga dari uang

13 komentar


 

Kalian sering dengar pepatah “waktu adalah uang” gak? Apakah maksudnya waktu sama berharganya kayak uang? Atau pepatah lain yang sedikit mirip seperti “waktu lebih berharga dari uang”?

Pepatah “Waktu adalah uang” memiliki artian agar dalam melakukan sesuatu, hendaknya kita menghargai waktu, karena waktu yang terbuang tidak dapat dikembalikan lagi. 

Sedangkan maksud waktu lebih berharga dari uang adalah karena waktu tidak dapat dicari sebagaimana kita dapat mencari uang. Kita bisa mendapatkan tambahan uang tetapi tidak bisa mendapatkan tambahan waktu.


Waktu 

Menurut KBBI waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Waktu dapat diukur melalui jam matahari, jam analog maupun jam digital. 


Pepatah Waktu adalah Uang

Pepatah ini berasal dari esai Benjamin Frankline yang berjudul "Advice to a Young Tradesman". Esai ini terdapat juga dalam buku Geoge Fisher tahun  1748 dimana Franklin yang merupakan Bapak Pendiri Amerika Serikat ini menulis “Time Is Money” yang artinya waktu adalah uang.   

Pepatah tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan biaya moneter dari kemalasan, dengan menunjukkan bahwa ketika seseorang dibayar untuk jumlah waktu yang dihabiskannya untuk bekerja, meminimalkan waktu yang terbuang juga meminimalkan jumlah uang yang hilang untuk pengejaran yang tidak terlalu sembrono. 


Alasan waktu lebih berharga dari uang


1. Tidak bisa menghasilkan waktu

Sebanyak apapun uang yang dimiliki tidak akan bisa menghasilkan waktu sebagaimana menghasilkan uang. 

Mungkin ada yang berpikiran kata siapa uang tidak bisa menghasilkan waktu? Uang bisa mempermudah pekerjaan. Waktu dalam sehari ada 24 jam dan beberapa dari waktu tersebut digunakan untuk mencuci baju dan memasak. Kalau ditotal hal tersebut bisa menghabiskan waktu minimal 3 jam sehari. Tetapi dengan mengunakan tenaga orang lain membeli makanan sudah jadi dan laundry kita bisa menambah 3 jam waktu luang kita.

Tetapi kita tidak tau seberapa banyak waktu yang tersisa. Apakah setelah tidur di malam hari pasti bisa bangun lagi di pagi hari? Atau malah tidur “selama-lamanya”.


2. Waktu menciptakan lebih banyak memori ketimbang uang

Waktu yang tak terlupakan biasanya adalah pengalaman yang dihabiskan bersama orang tersayang. Apa ada yang masih ingat perasaan pertama kali gajian? Aku rasa gak ada yang ingat, dan kalaupun ingat, bagian yang diingat adalah ketika dengan uang tersebut kita memberikan sesuatu pada orang tersayang dan mereka senang sekali dengan apa yang kita berikan. Tetapi bagian mendapatkan uangnya kita tidak terlalu mengingatnya.


3. Butuh waktu untuk menghabiskan uang

Mau jalan-jalan selain perlu uang juga perlu waktu dongs.. Berapa banyak yang punya uang tapi gak bisa liburan karena masih harus bekerja? atau lagi liburan masih harus telpon-telponan masalah kerjaan. Pasti liburannya jadi gak enak deh.

Uangnya dibelikan makanan juga perlu waktu untuk menghabiskannya. Bahkan ketika uangnya digunakan untuk donasi juga perlu waktu walaupun tinggal pencet pencet mobile banking beberapa menit. Karena Satu menit juga waktu.


4. Orang yang nyaris meninggal meminta tambahan waktu, bukan uang

Kalau udah sakit mintanya cuma satu yaitu sehat. Dan ada juga yang pengen lebih banyak berkumpul dengan orang-orang tersayang, jarang yang lagi sakit mintanya uang. Kecuali uang untuk biaya pengobatannya bisa sih itu. Tapi kalau punya uang belum tentu sakitnya sembuh setelah diobati.

Nah bahkan dalam beberapa hadits mengatakan ketika ditanya orang didalam kubur jika mereka dapat kesempatan hidup lagi mereka ingin melakukan sedekah/perbuatan baik untuk orang lain. 


Pandangan islam mengenai waktu

Islam menempatkan waktu dalam perkara yang penting. Bahkan Allah bersumpah demi waktu atau masa. 

Allah Swt berfirman dalam Al-Quran “Demi masa. Sesungguhnya, manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat- menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS al-‘Ashar [103] : 1-3).

Ada 3 hal yang harus dilakukan agar tidak menjadi orang yang rugi

1. Beriman

2. Mengerjakan perbuatan baik

3. Nasehat menasehati dalam taat berbuat kebenaran dan tetap dalam kesabaran.


Kesimpulan

Waktu itu bisa merugikan manusia jika tidak digunakan dengan baik. Bukan perkara uang atau tidak tetapi apakah waktu yang kita miliki itu dimanfaatkan dengan baik.

Orang barat berkata waktu adalah uang contohnya dimana ketika seorang buruh pabrik dapat bekerja dengan waktu yang lebih banyak maka produksi bisa lebih banyak dan menjadikan lebih untung bagi perusahaan dan buruh itu sendiri. Begitupun sebaliknya jika produksi menurun maka penghasilan juga turun yang artinya kerugian.

Bayangkan saja buruh tersebut sedang mengambil uang lembur bekerja kemudian beberapa menit setelah menerimanya dia meninggal mendadak. Sehingga yang menikmati uang lemburnya adalah ahli warisnya bukan buruh itu sendiri. Bukankah hal tersebut adalah suatu kerugian bagi si buruh?

Tetapi dalam islam apapun yang kita lakukan bisa menjadi keuntungan asalkan diniatkan untuk Allah. Sehingga semua waktu yang diberikan Allah tidaklah sia-sia. Yaitu dengan beriman, mengerjakan perbuatan baik dan saling menasehati untuk taat dalam kebenaran(mengajak kepada kebaikan) dan tetap dalam kesabaran(menguatkan hati yang sedang tertimpa musibah/masalah).


Sumber :

https://www.viva.co.id/arsip/861119-empat-alasan-waktu-lebih-berharga-ketimbang-uang?page=all&utm_medium=all-page

https://gunungrizki.com/mengapa-waktu-adalah-uang/

https://republika.co.id/berita/prh6fn313/konsep-waktu-dalam-pandangan-islam


Niswin
Hey you can call me Niswin. I born and live at Banjarmasin City, Kalimantan Selatan Province. I work as an administration in a small government office. I am blogger and reviewer book. I also love cat. You can follow my instagram @niswindows_com and also my lifestyle blog www.niswindows.com

Related Posts

There is no other posts in this category.

13 komentar

  1. Semoga kita termasuk orang-orang yang dapat mengelola waktu sehingga bisa memberdayakannya dengan something good secara maksimal

    BalasHapus
  2. Waktu nggak bisa diputar ulang. Cuma kenangan yang bisa diingat tanpa bisa mengubah kenangan tersebut. Entah kenangan suka dan duka. Semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang produktif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar dalam menggunakan waktu. Aamiiin.

    BalasHapus
  3. Uang habis bisa dicari lagi, tapi kehilangan waktu nggak akan bisa diganti.

    BalasHapus
  4. Setiap orang bisa saja mendapatkan 24 jam yang sama dalam 1 hari, tapi hasil yang mereka dapatkan bisa berbeda-beda, tergantung bagaimana mereka menggunakan waktunya dengan cerdas.

    BalasHapus
  5. Mba Niswi hiks, banyak waktu aku yang terbuang gak jelas. Maksih tulisannya kak. Semoga aku bisa memanfaatkan waktu dengan baik.

    BalasHapus
  6. Kalau waktu bengkel diri pakai peribahasa waktu laksana pedang kak. Jadi bagaimana kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan kegiatan bermanfaat entah itu menghasilkan uang atau tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, waktu laksana pedang. Kalau nggak pandai-pandai mengelolanya bakal menebas diri sendiri ya. Dan bermanfaat itu nggak melulu soal uang. Daripada banyak uang, tapi dirundung beragam masalah, mendingan punya banyak waktu tapi digunakan untuk kemaslahatan umat, ya nggak sih?

      Hapus
  7. Saat udah dewasa ini, aku jadi makin sadar tentang berharganya waktu. Ga ada yang bisa mengganti satu detik yang dilewati dengan kesia-siaan. Hilang uang bisa dicari, tapi hilang waktu tak bisa diganti

    BalasHapus
  8. Nah ini, berasa ke tonjok deh kalau baca tentang waktu. Bahkan para salaf, sangat berhati - hati dengan waktu. Tersita satu menit saja sudah kerugian. Lha kita.... Duh.... Banyak sia-siakan waktu. Berasa sibuk tapi nggak produk tif

    BalasHapus
  9. Kalau di hikam bahasa Arab
    الوقت اسمن من الذهب
    Waktu itu lebih berharga daripada emas
    Tapi Ust Yusuf Qorodhowy bilang
    الوقت هو الحياة
    Waktu adalah kehidupan
    Ini sih keren... Gak memanfaatkan waktu sama saja menyia2kan hidup

    BalasHapus
  10. Kalau yang hilang waktu, kita mau nyari kemana.. hehehehe

    BalasHapus
  11. pakailah waktu dengan sebaik-baiknya karena tidak akan bisa terulang lagi :')

    BalasHapus
  12. Wahh keren juga judulnyaa...
    Sepakat kak niss waktu memang berharga dari uang

    BalasHapus

Posting Komentar