Nis Windows

www.niswindows.com

Sosok Dermawan dan Sang Pemecah Masalah, Dedi Mulyadi

9 komentar

Belakangan ini aku lagi suka banget sama channel Youtubenya Kang Dedi Mulyadi Channel. Beliau adalah Anggota DPR dan mantan Bupati Purwakarta yang aktif membuat video di youtube. Video beliau adalah kegiatan dalam membantu orang-orang kecil dan kesusahan juga kegiatan kunjungan kerja beliau. Semua video beliau banyak manfaat yang bisa kita ambil.

Seperti pedagang kecil beliau akan membantu modal atau melariskan dagangannya. Yang membedakan channel beliau ini adalah beliau selalu memberikan solusi. Beliau kasih saran agar usaha pedagang itu meningkat, misal harus bersih, harus rapi, harus bagus pelayanannya, harus jujur. Terkadang beliau juga akan menyarankan agar mencet warung agar suasananya nyaman dan semua itu agar dagangan mereka laris.

Beliau akan memuji orang-orang yang bekerja keras, rajin dan jujur. Bagi beliau profesi apapun baik tidak ada namanya merendahkan pekerjaan orang lain selama bekerja keras dan jujur. Tapi bukan berarti hanya menerima apa yang ada. Beliau juga mengatakan harus ada peningkatan hidup agar banyak yang bisa dibantu. 


Video Favoriteku di Kang Dedi Mulyadi Channel

Hampir semua videonya aku suka karena banyak banget video yang bisa diambil manfaatnya disana. Bikin semakin bersyukur dan jadi tau cara memecahkan masalah. Ketika beliau menasehati orang agar jujur, rajin, kerja keras itu kayak selfreminder untukku. Nah berikut ini beberapa video yang paling aku ingat :

1. Video Kakek Koswara 85 Tahun Digugat 3 Milyar 

Awal mulanya aku lihat di beranda ada berita video youtube tentang seorang kakek Koswara berumur 85 tahun yang di gugat oleh anaknya sebesar 3 Milyar.

Penasaran lah aku kok bisa sebanyak itu, apakah itu emang uang milik si anak, apakah ada permasalahan dengan saudara juga, apakah hubungan ayah dan anak memang tidak dekat. Dan setelah nonton berita itu muncul lah rekomendasi video dari channel Pak Dedi yang sangat detil menayangkan masalah ini. Siapa sih ni orang kok mau-maunya ngurusin masalah orang lain. 


Dalam video youtube beliau ada sekitar 4 video tentang kakek koswara ini. Cerita ini bermula adanya sewa menyewa toko antara Pak Koswara dan anaknya yang ke-2. Karena tanah itu ingin dijual maka Pak Koswara ini mengembalikan uang sewa dari anaknya yang ke-2 itu. Anak ke-2 beliau tidak terima dan menuntut kerugian atas pembatalan sewa tersebut sebesar 3 Milyar Rupiah.

Lalu uniknya lagi pengacara anak ke-2 itu adalah anak ke-3 dan kemudian anak ke-3 itu meninggal sebelum proses sidang selesai. Anak ke-3 itu adalah anak kesayangan kakek Koswara karena paling tinggi tingkat pendidikannya.

Kasus ini cukup rumit karena tanah tersebut juga adalah tanah dari ayah kakek Koswara ini. Tanahnya cukup luas dan dulu merupakan lahan bioskop pada masanya. Beliau ini punya 5 saudara, dimana harusnya sejak dulu tanahnya dibagi dengan 5 saudaranya sebelum sekarang tersisa hanya 2 saudara saja yang hidup. 

Kakek Koswara ini juga punya 10 anak dari 3 orang istri. Selain kakek Koswara anak ke-2 juga melaporkan beberapa saudaranya yang lain. Saudaranya yang lain itu ada yang seorang pengacara, dan kepadanyalah kakek Koswara dirawat. Alhamdulillah kasus ini sudah selesai dengan damai. 

Yang bisa kita pelajari dari kasus kakek Koswara ini adalah saat sewa menyewa toko harus ada surat menyurat walaupun itu keluarga terdekat. Mungkin sebenarnya anaknya itu ada permasalahan dengan saudara saja tapi karena dalam hukum agar laporan dapat diproses semua yang terlibat harus dilaporkan termasuk ayahnya sendiri. 

Dari Hotman Paris ketika kasus nenek buta baca tulis ditipu menjual tanah dan bagunan hanya seharga Rp. 300.000 oleh tetangganya. Hotman bilang begini "Saran saya jangan hanya melaporkan tetangganya, laporkan juga semua yang terlibat, notarisnya, Badan Pertanahan, dan semua yang terlibat agar bisa cepat diproses"

Selain itu dalam hal warisan sebaiknya dibagi segera. Dan kalau punya anak semoga Allah permudah dalam mendidik mereka agar saling menyayangi sesama saudara dan memberikan kasih sayang dengan adil.

2. Video Aldi remaja 13 tahun jual perabotan

Rupanya dulu sebelum cerita kakek Koswara aku pernah menonton video beliau juga. Tetapi waktu itu aku masih gak ngerti. Malah mikirnya aneh banget ini bapak nyuruh-nyuruh orang dan kasih tau macam-macam. Jadi suka aku skip deh nontonnya gak tertarik Hehe.. Baru di tahun 2021 ini suka sama video beliau karena rupanya itu adalah cara beliau membantu orang lain dalam memberi solusi dan semangat dalam bekerja keras. 

Video pertama banget yang aku tonton adalah Aldi, seorang anak berumur 13 tahun menjual perabotan rumah tangga berbahan plastic, seperti ciret, baskom dan lain-lain. Dia bawa barang itu dipikul di bahunya. Dan rupanya itu hari pertama si anak jualan jadi masih malu-malu. Pak Dedi ini ngajarin jualan “Tuh coba tawarkan dengan ibu itu”, “Jangan malu, kalau jualan itu harus percaya diri”. 


3. Video Caswara, anak 10 tahun cari abah jam 1 malam sambil mulung



Video selanjutnya yang bikin betah nonton videonya Dedi Mulyadi ini adalah cerita Caswara. Anak ini ceritanya sungguh menarik, kayak roller coster, nangis, sedih, senang dan ada kecewa juga nontonnya. 

Ketemu Caswara

Awal ketemu Pak Dedi bermata jeli ini heran ada anak jam 1 malam sendirian.  Bilangnya gak sekolah tapi kok pinter bahasa indonesia-nya (rata-rata lebih fasih bahasa sunda) terus badannya juga bersih. Pas ditanya "ini orang mana?" dia jawab "mau cariin abah". Ditanya ibunya dimana dibilang sudah meninggal. 

Ditemenin lah Caswara pulang ke rumah. Ternyata rumahnya di gubug pinggir sawah, gelap banget gak ada penerangan apapun dan ayahnya belum pulang dari mulung. Terus Cas juga nyalain bekas tempat telor buat mengusir nyamuk. Lalu pak Dedi bilang "kamu sangat mandiri ya, sangat terampil. Mau gak kamu malam ini gak tidur disini, tapi bapaknya nyariin gak nanti?"

Cas jawab "suka gak dicariin. Aku kemaren juga ditangkep satpol PP terus entah dibuang kemana gak dicariin"

Singkat cerita diajaklah Caswara tinggal dirumah anak pertamanya Pak Dedi dan mau diangkat menjadi anak asuh. Besok kembali ke gubug untuk ketemu ayahnya Caswara.

Buat yang gak suka spoiler jangan dibaca ya tulisan selanjutnya. Langsung nonton youtubenya aja di sini . Soalnya aku mau ceritain sedikit awal kisah Caswara ini hehee.. ceritanya Cas ini udah kayak sinetron aja panjangnya.

Bertemu Mang Didin


Pak Dedi kembali ke gubug rumah Cas dan ketemu sama Mang Didin yang ternyata bukan ayahnya Cas. Mang Didin kenal sama ibunya Cas terus kasihan karena si Cas ini sering tidur di trotoar gak di urus sama ibunya jadi di ajak ke gubungnya oleh Mang Didin. 

Setelah bercakap-cakap Mang Didin dibantu modal untuk jualan daun jadi tidak ngerongsok/mulung lagi.

Pulangnya waktu menemui Cas pak Dedi berkata "Kamu bohong ya, katanya ibunya sudah meninggal ternyata masih ada nikah lagi". "Iya soalnya gak ngurus" Jawab Cas yang kemudian diikuti tangisan.

"Berterimakasih dengan orang yang menyakiti kita. Orang bisa jadi hebat dan kuat bisa jadi karena disakiti. semua itu ada hikmahnya. Kamu kalau gak ditelantarkan ibumu gak ketemu saya"

Mencari Ayah Kandung Caswara

Cas ditawari mau ketemu ibu atau bapak dulu, dan dijawab bapak aja. Ini dilakukan untuk minta izin orang tuanya dan minta doa restu untuk Cas yang mau kembali sekolah.

"Kenapa gak mau ketemu ibu dulu? Masih sakit hati ditinggal ibu?" 

"Ya gak papa mau ketemu Bapak aja." jawab cas. Cas bilang dia ditinggal ibunya ke toilet dan gak balik-balik hingga ketemu mang Didin dan diajak ke gubug.


Ketemulah dengan kampung tempat tinggal Cas dan ayahnya dulu. Penduduk disekitar membenarkan ayahnya Caswara pernah tinggal digubug kampung itu. Tetapi gubugnya sudah dihancur karena Pak Entong sudah tidak ada dan tidak tau keberadaanya. Dan dulu sama ayahnya Cas ini sering dipukuli. Kata gurunya pernah seminggu tidur di masjid. Kalau kemanisan bikin minuman ditumpahin minumannya dan dimarahin. "kemanisan salah ini salah itu salah" kata Cas yang mulai jujur sambil nangis saat di mobil.

Karena tak bertemu dengan Ayah Kandung Cas maka Pak Dedi mendatangi ibunya Cas untuk Cas meminta restu sebelum masuk sekolah.

Singkat Cerita

Cas ini ternyata selain suka bohong juga suka ke warnet dan pernah ngelem. Awalnya sedikit kecewa ya tapi pak Dedi bijaksana banget. 

"Kalau anak di jalanan itu memang tidak mudah merawatnya. Mereka terbiasa hidup keras sehingga melakukan segala cara untuk melindungi dirinya. Salah satunya adalah berbohong. Jadi kita harus sabar" Kata Pak Dedi.

Bilang ditangkap satpol PP dan dibuang entah dimana juga bohong. Ditemukan Cas sama satpol PP ternyata itu cuma dibawa balik kerumahnya di kampung waktu sama ayah kandungnya. Lalu Cas bilang "gak tau mungkin bukan satpol PP soalnya gak pakai seragam".

Yang dibuang entah dimana itu adalah ketika beberapa hari sebelum ketemu pak Dedi. Yaitu 2 minggu Cas diajakin Bapak-bapak untuk masuk pesantren. Tapi karena berkelahi dengan temannya Cas kabur. Jadi ketemulah dengan Pak Dedi disaat Cas masih bersih karena baru beberapa hari keluar dari pesantren.

Atas dasar itu pak Dedi yang awalnya ingin menyekolahkan di sekolah tahfidz plus berubah  menjadi sekolah alam karena takut Cas tidak betah di pesantren yang ketat. Kemudian setelah tau Cas sering ke warnet dan pernah ngelem berubah lagi menjadi pesantren cireok karena harus diawasi betul-betul. Dan di pesantren cireok ustadnya sudah ahli dalam menangani permasalahan anak seperti Cas.

Sekarang Cas sudah berubah menjadi lebih baik di pesantren cireok bersama anak angkat pak dedi yang lain seperti Agis yang ayahnya meninggal karena tersetrum saat jadi OB di Rumah Sakit.

Sejak masuk pesantren keluarga ibunya atau ayahnya tidak satu kalipun menjengkuk Cas. Padahal ibunya sudah banyak dibantu oleh Pak Dedi. Diberikan kontrakan dan Ayah tiri Cas dikasih kerjaan. Kalau ayah kandung Cas memang sedang sakit stroke dan dirawat oleh kakak tiri Cas. Alhamdulillah anaknya mau merawat pak Entong ini padahal mungkin dulu gak terlalu mengurus anaknya.

Pak Entong ini punya 2 istri. Istri kedua adalah ibunya Cas tetapi bercerai dan menikah lagi dengan ayah tiri Cas. Pak Entong dan ibunya Cas ini punya 2 orang anak jadi Cas punya satu saudara yang seibu dan seayah. Adiknya inilah penyemangat Cas. Cas sering nangis kalau membahas adiknya mungkin karena merasa senasip.

Waktu ketemu pak Entong bilang terimakasih karena dulu sudah bantuin biaya lahiran Cas. Barulah ketahuan bahwa Cas ini dulu pernah ditolong sama pak Dedi juga. Memang jodoh ya sepertinya ketemu lagi saat Cas sudah agak besar.

Pas ketemu sama ayah Cas ini lumayan panjang ceritanya nyari lewat paman Cas dulu terus baru ketemu. Saat ketemu ayah Cas ini nangis dan banyak memberikan nasehat untuk Cas. Kelihatan sayang tapi mungkin caranya pakai cara jaman dulu yang suka bentak-bentak dan main pukul. Beda dengan ibunya yang cuek. Waktu Cas diberi pilihan mau ketemu Ibu atau Ayahnya dulu dia memilih untuk ketemu ayahnya. Mungkin karna walaupun suka dipukul tapi cas lebih diperhatikan daripada dengan ibunya.


4. Video Pengemis di marahin Kang Dedi


Seorang pengemis disabilitas didorong mengunakan kursi roda oleh menantunya dengan membawa wadah bertuliskan "bantuan biaya pengobatan stroke". Ternyata bapak ini bukan stoke tetapi disabilitas bawaan lahir. 

Pak Dedi bantu bahan makanan yang cukup untuk satu bulan, kasih modal jualan menantunya dan membayarkan tunggakan sekolah anaknya. Kemudian menantu tadi ditawarkan bekerja oleh pak dedi tetapi menolak dan minta modal jualan bubur. Dan sampai sekarang belum jualan juga. Anaknya yang STM menunggak sekolah 6 bulan ditawarkan sambil bekerja juga menolak. Semoga ada Allah berikan petunjuk dan kemudahan untuk keluarga mereka ini.

Channel Youtube Dedi Mulyadi

Channel youtube kang Dedi ini sudah diikuti sekitar 724 ribu subscriber dan dibuat pada 17 Nov 2017. Di video awal hanyalah menayangkan kegiatan yang beliau lakukan, kunjungan kerja sebagai bupati atau kampaye beliau ditahun 2018 sebagai calon bupati purwakarta periode 2. 

Video youtube beliau sekarang tanyang setiap hari di jam 11 pagi dan jam 6 sore, kalo gak salah ada juga malam tapi jarang sih. 

Beliau juga punya channel yang lain yaitu “Lembur Pakuan Channel”. Lembur Pakuan adalah sebuah tempat yang bernuansa alam dan budaya. Lembur Pakuan beralamat di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kec. Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.  Jadi awal mula muncul di youtube sepertinya pak Dedi ingin agar lembur pakuan itu menjadi objek wisata yang terkenal di purwakarta. Dikutip dari kompas.com pak Dedi mengatakan Lembur Pakuan itu adalah sebuah system yang mengajarkan anak-anak kembali ke alam.

Lembur Pakuan Channel dibuat pada 25 Mei 2015 sedangkan Channel beliau sendiri muncul 2 tahun setelahnya. Di tahun petama postingan hanya seputar pentas seni yang diselenggarakan di Lembur Pakuan. Tetapi semakin kesini sudah tidak jauh berbeda dengan channel pak Dedi sendiri. Mungkin beliau ingin agar Lembur pakuan channel ini juga banyak penontonnya jadi bisa diketahui banyak orang.

Profil Dedi Mulyadi

Tak lengkap rasanya kalau hanya nonton youtube beliau tanpa tau profilnya. Siapa sih sosok dermawan dan pemecah masalah ini? Sekaya apa sih kok sampai uangnya gak habis-habis untuk bantuin orang lain? Apa aja yang telah beliau lakukan sampai bisa seperti sekarang? siapa tau kan ada hal baik yang bisa dicontoh.

Dedi Mulyadi adalah pria berusia 49 tahun yang lahir di Subang, 11 April 1971. Sekarang beliau adalah anggota DPR RI Komisi IV periode 2019-2024. Komisi IV ini mempunyai ruang lingkup tugas di bidang: Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kelautan. Bidang ini sangat pas dengan latar belakang beliau yang menyukai budaya dan alam.

Jenjang karir beliau ini begitu urut dimulai menjadi anggota DPRD Purwakarta, Wakil Bupati, Bupati hingga sekarang menjadi Anggota DPR. Sebelum berkarir sebagai anggota DPRD beliau juga aktif dalam kegiatan organisasi di kampus.

 

Harta Dedi Mulyadi dan Istri

Dikutip dari LHKPN yang dilaporkannya pada Maret 2019 lalu, kekayaan Dedi Mulyadi mencapai Rp 5.771.681.375. Sebagian besar hartanya berbentuk tanah dan bangunan. 

Ia punya sederet tanah dan bangunan yang seluruhnya di Purwakarta dengan nilai mencapai Rp 5.471.057.000. Semua dibeli dengan menggunakan penghasilannya sendiri. 

Soal tunggangan, meski memiliki harta miliaran, ia ogah membeli mobil atau motor mewah. Buktinya saat ini ia hanya memiliki tiga kendaraan pribadi yang kalau dijumlah harganya gak sampai Rp 1 miliaran. Ada Nissan Terrano tahun 2002, Pajero Dakkar tahun 2016, dan motor Honda tahun 2003. Lebih tepatnya, kalau dijumlah kendaraannya seharga Rp 615.000.000.

Sedangkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara tahun 2019, Istrinya Ambu Anne memiliki total kekayaan senilai Rp6.575.481.519, dari total kekayaannya sebagian besar berupa tanah dan bangunan, Anne memiliki harta tanah dan bangunan senilai Rp5.400.977.000 yang tersebar di 55 titik lokasi di Purwakarta.

Nampaknya Anne tidak begitu menyukai dunia otomotif, pasalnya harta berupa alat transportasi dan mesin nilainya hanya Rp963 juta, dan koleksi mobil hanya terdapat Toyota Alphard tahun 2018 dengan nilai jual sekitar Rp950 juta, dan sepeda motor Honda (tidak disebutkan model dan jenisnya) tahun 2003 yang harganya sekitar Rp13 juta. 

Itu hanya perkiraan ya teman-teman karena bisa jadi hartanya masuk double. Misal nih motornya yang tahun 2003 itu ada motor honda. Padahal di suami ada memasukan harta itu di istrikan gak usah ya. Jadi maksudnya gak bisa ditotalin Pak Dedi sekitar 6 M dan istrinya 6 M berarti total harta bersama jadi 12 M itu gak bisa gitu.

Kalau tidak salah dalam wawancara dengan Luna Maya, Pak Dedi ditanya "Memang cukup pak penghasilannya untuk bantu-bantu gitu?" 

"Ya cukup, sekitar 50 juta cukuplah" Kata Pak Dedi.

Ya agak heran sih soalnya sering banget bantuin orang. Mana tiap video itu paling gak beliau bantuin orang itu paling murah 1 jutaan dan seringnya lebih. Satu hari bisa 2 video. sehari 2 juta sebulan 60 juta. Itu gak termasuk ya kalau ada biaya lebih kayak ngebayarin uang sekolah nunggak yang ada sampai 7 juta agar ijazah bisa diambil. Dan juga pasti adalah sedekah beliau yang gak kesorot kamera.

Ada juga prediksi pendapatan youtube beliau cek disini ya. Nah menurut channel Moenir Ask pendapatan terendah youtube Dedi Mulyadi sebulannya adalah Rp. 36.400.000 dan pendapatan tertinggi Rp. 588.000.000. Sedangkan untuk pendapatan terendah dalam satu tahun adalah Rp. 434.000.000 dan tertinggi Rp. 7.056.000.000. Tetapi ini hanyalah sekedar prediksi saja karena pendapatan dari youtube bisa berubah-rubah.


Riwayat Hidup dan Jenjang Karir 

2019-2024 ( s/d 53 tahun ) : Anggota DPR RI Komisi IV

2013-2018 (48 tahun): Bupati Purwakarta

2008-2013 (43 tahun) : Bupati Purwakarta

2003-2008 (38 tahun) : Wakil Bupati Purwakarta

1999-2004 (33 tahun) : Anggota DPRD Purwakarta Ketua Komisi E

1990-1999 (28 tahun) : dari selesai SMA hingga lulus Sarjana Hukum

1987-1990 (19 tahun) : SMA Negeri Purwodadi

1984-1987 (16 tahun) :  SMP Kalijati

1971-1984 (13 tahun) : dari lahir hingga lulus SD Subakti


Jabatan organisasi

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (2016-2019)

Ketua DPC Partai Golkar Purwakarta (2004-2007) 

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purwakarta (2005-2015)

Sekretaris KAHMI Purwakarta (2002)

Ketua PC Pemuda Muslimin Indonesia (2002)

Wakil Ketua GM FKPPI Tahun (2002)

Sekretaris PP SPTSK KSPSI (1998)

Wakil Ketua DPC FSPSI (1997)

Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta, Senat Mahasiswa STH Purnawarman Purwakarta (1994)


Latar Belakang Keluarga

Rasanya tak lengkap hanya melihat prestasi pak dedi jika belum mengetahui orang-orang terdekat yang bisa mendorongnya sampai disaat ini. 


Orang Tua

Pak Dedi adalah anak terakhir dari 9 bersaudara. Terlahir dari seorang ayah bernama Sahlin Ahmad Suryana  yang merupakan seorang tentara  dan ibu Karsiti seorang ibu rumah tangga yang sangat berperan untuk keluarganya. Kalau tidak salah ibu Karsiti ini tidak bisa membaca dan menulis. Ayah Pak Dedi pensiun dini saat berumur 28 tahun karena di racun belanda. Setelah diracun ayah beliau menjadi depresi sehingga Ibu beliau lah yang banyak berperan sebagai tulang punggung keluarga. 

Uang pensiun ayahnya sangat kecil karena pensiun dini dan memiliki 9 orang anak yang perlu biaya banyak. Dari uang pensiun itu hanya cukup untuk makan ikan asin sampai satu minggu. Setelah satu minggu ibunya harus mengakali dengan menangkap belalang atau hanya nasi dan garam saja.

Sewaktu kecil Dedi pernah berjualan es mambo, menyabit rumput, bersawah, mencari kayu bakar dan pekerjaan lainnya. Maka dari itu tak heran jika di video youtube beliau akan langsung turun untuk membantu orang yang sedang bekerja disawah. 


Istri

Istri beliau bernama Anne Ratna Mustika atau biasa dipanggil Ambu Anne adalah Bupati Purwakarta periode 2019-2024. Ambu Anne berumur 39 tahun, lahir di Cianjur, 28 Januari 1982. Beliau melanjutkan kepemimpinan Purwakarta setelah dipimpin oleh suaminya pada periode yang lalu. 

Menurut wikipedia Ambu Anne pernah menjuarai mojang jajaka (putra putri daerah) kab. Purwakarta tahun 2001. Sedangkan menurut sindonews adalah di tahun 1999 (usia 17 tahun) sebelum akhirnya dipersunting mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi istrinya. Jadi sepertinya Ambu Anne menikah muda setelah lulus SMA. Baru di tahun 2012 Ambu melanjutkan pendidikan S1 Ekonominya di usia ke 30 tahun.

Meskipun Anne berasal dari kampung, tapi jiwa kepemimpinan sang ayah, yakni Usep Supriadi mengalir cukup kuat. Ayahnya pernah menjabat sebagai kepala desa di tanah kelahirannya itu. Ditambah jiwa patriotik sang ibu, Dedeh Sumiati, yang kala itu sebagai penggiat perempuan. Lengkap sudahlah ilmu kepemimpinan dari kedua orang tuanya.


Anak

Kang Dedi Mulyadi mempunyai 3 orang anak. Yang pertama bernama Ahmad Habibi Bungsu Maulana Akbar atau sering dipanggil Aa Ula oleh Caswara. Maulana Akbar adalah Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta dan sekarang juga sedang berkuliah dan sudah hidup mandiri. 

Anak yang kedua bernama Yudistira M. Rahmaning H mungkin sudah SMA. dan terakhir Hyang Sukma Ayu yang baru berumur sekitar 2 tahunan.

Selain 3 orang anak kandung pak dedi juga punya beberapa anak asuh seperti Caswara, Dzaky, Agis, dll.


Sumber :

https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-01318101/golkar-calonkan-ahmad-sanusi-pimpin-dprd-purwakarta

https://news.detik.com/berita/d-3255280/bupati-dedi-antar-kedua-anaknya-di-hari-pertama-sekolah

https://lifepal.co.id/media/dedi-mulyadi-lolos-ke-kursi-senayan/

https://www.100kpj.com/mobil/9159-warganya-dapat-beras-plastik-koleksi-mobil-bupati-purwakarta-mewah?page=3

https://www.youtube.com/watch?v=kDtNAEFE8SM


Niswin
Hey you can call me Niswin. I born and live at Banjarmasin City, Kalimantan Selatan Province. I work as an administration in a small government office. I am blogger and reviewer book. I also love cat. You can follow my instagram @niswindows_com and also my lifestyle blog www.niswindows.com

Related Posts

There is no other posts in this category.

9 komentar

  1. Wahhh lengkap kali soal pak Deddy Mulyadi-nya.emang sih beliau beken pas jadi Bupati Purwakarta dl.channel yutub nya juga menarik bgt ya ternyata.semoga beliau selalu sehat



    BalasHapus
  2. Wah baru tahu saya sama channel youtube beliau. Sepertinya seru ya. Semoga cara-cara beliau dalam memberi solusi itu bisa menjadi contoh tentang bagaimana caranya membantu orang lain menyelesaikan masalah ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mba cara beliau memberi solusi itu yang asik dan gak kepikiran sama aku

      Hapus
  3. Wah jadi banyak terinspirasi, semoga Allah mampukan kelak punya penghasilan banyak agar bisa seprtti beliau

    BalasHapus
  4. Wah keren banget sosok dermawan bapak Dedi Mulyadi ini , patut dicontoh dan Eny pengen nonton nih hhi

    BalasHapus
  5. Lengkap banget ini informasinya. Aku malah baru tahu nih tentang pak Dedi Mulyana ini. Dermawan banget ya, orangnya dan bersahaja juga.

    BalasHapus
  6. Itu yg ga habis pikir itu yg anak menggugat bapanya itu sih, hadew - _- kek berasa besar dan hidup sendiri apa ya, lelah kali liat begituan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email